Soal Prank KDRT Baim Wong, Anggota Komnas Anti Kekerasan Perempuan Buka Suara

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:42 WIB
Anggota Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Bahrul Fuad turut menanggapi kasus prank KDRT Baim Wong. (Komnasperempuan.go.id)
Anggota Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan Bahrul Fuad turut menanggapi kasus prank KDRT Baim Wong. (Komnasperempuan.go.id)

URBAN JOGJA - Kasus Baim Wong dan dan Paula Verhoeven yang ngeprank institusi polisi ditanggapi serius publik.

Selain pihak masyarakat dan Komunitas Sahabat Polisi Indonesia, yang melaporkan kedua Artis tersebut, Anggota Komisi Nasional (Komnas) Anti Kekerasan terhadap Perempuan Bahrul Fuad turut menanggapi.

Menurut Bahrul, dirinya menyesalkan adanya konten laporan palsu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan kedua orang tua Kiano Tiger Wong itu.

Baca Juga: Lesti Kejora Ngaku Rizky Billar Miliki Banyak Uang, Inul Daratista: Aku tuh Ngajarin

Bahrul mengatakan kasus lelucon yang dilakukan Baim dan Paula terkait KDRT harus dilanjutkan ke proses hukum.

Pasalnya KDRT adalah permasalahan yang serius dan bukan main-main.

Hal itu berdasarkan catatan tahunan Komnas Perempuan 2022 KDRT termasuk isu serius serta permasalahan KDRT menjadi bentuk kekerasan terhadap perempuan yang tertinggi.

Baca Juga: Terawang Dugaan KDRT Rizky Billar ke Lesti Kejora, Denny Darko: Ini Terjadi karena Tekanan

"Ini (proses hukum) juga untuk melakukan edukasi pada masyarakat bahwa KDRT adalah hal yang serius dan bukan main-main," ujar Bahrul dikutip urbanjogja.com pada Selasa, 4 Oktober 2022.

Halaman:

Editor: Ali Fahmi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X